Sabtu, 30 April 2011

MEMAHAMI FUNGSI OTAK MANUSIA | struktur otak | anatomi | sistem tubuh | makalah


A. Bagian-bagian utama otak:
1. Bagian-bagian anatomi otak
2. Fungsi bagian-bagian anatomi otak
3. Kerja otak secara uMUM
B. Struktur Utama bagian otak :
1. Telencephalon
2. Diencephalon
3. Mesencephalon
4. Metencephalon
5. Myelencephalon
Anatomi dan fisiologi
Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur bagian-bagian tubuh. Fisiologi adalah mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh. Anatomi dan fisiologi sangat erat berhubungan sehingga struktur dari organ cocok dengan fungsinya.
Organisasi dari sistem tubuh:
Atom
Molekul
Makromolekul(biomolekul)
Organela
Sel
Jaringan
Organ
Sistem organ
Organisme
Istilah anatomi
Beberapa istilah digunakan untuk menjelaskan lokasi dan posisi bagian-bagian tubuh, bidang pencitraan dan potongan tubuh, regio-regio dan rongga-rongga tubuh.
Posisi relatif bagian-bagian tubuh:
Superior/inferior
Anterior/posterior
Medial/lateral
Proximal/distal
Superficial/deep/profunda
Sentral/perifer
Bidang imajinasi untuk mengamati bagian dalam tubuh:
Bidang Sagital/midsagital
Bidang Tranvesal/horizontal
Bidang frontal/coronal
Regio-regio tubuh
Tubuh manusia dapat dibagi menjadi aksial dan apendik
Aksial terdiri dari kepala, leher dan badan yang terdiri dari thorax, abdomen dan pelvis
Apendik/ekstremitas terdiri dari bagian tangan dan kaki
Kepala:
Cephalic
Kranial(tengkorak)
Frontal (dahi)
Oksipital (belakang kepala)
Oral(mulut)
Nasal(hidung)
Optalmik(orbital,mata)
Leher:
Cervical
Thorax (dada):
Pectoral
Mammari
Axilary
Vertebral
Costal
Abdomen:
Pelvis
Gluteal
Inguinal
Groin
Lumbar
Sacral
Perineal
Limbs:
Brachial
Carpal
Cubital
Palmar
Femoral
Popliteal
Pedal
Lain-lain
Cutaneus
SISTEM ORGAN:
Sistem integumen
Terdiri dari kulis dan aksesorisnya termasuk rambut, kuku, kel;enjar keringat, kelenjar sebasea yang berfungsi melindungi jaringan dibawahnya dan berperan dalam mengatur suhu tubuh, mengandung organ sensoris dan juga mensintesa bahan kimia yang mempengaruh tubuh.
Sistem kerangka dan pergerakan:
Terdiri dari sistem skeletal(tulang keranga) dan sistem muskular yang memberi bentuk pada tubuh dan bagian-bagianya serta berperanan pada pergerakan
Sistem koordinasi dan integrasi
Meliputi:
Sistem syaraf yang terdiri dari otak, medula spinalis dan syaraf-syaraf.
Sistem endokrin terdiri dari hormonal yang mensekresi bahan kimia yang berfungsi membawa pesan diantara bagian-bagian tubuh.
Kedua sistem ini berperanan dalam menjaga lingkungan dalam tubuh dengan koordinasi dan regulasi sistem tubuh yang lain.
Sistem syaraf bereaksi cepat namun mempunyai efek yang cepat ppula, sedangkan sistem bereaksi lambat serta mempunyai durasi yang lama mempengaruhi sistem tubuh, endokrin juga berpengaruh pada fungsi reproduksi wanita dan pria.
Maintenance tubuh:
Lingkungan dalam tubuh terdiri dari pembuluh darah dan cairan jaringan yang mengelilingi sel.Terdiri dari lima sistem yang berperanan dalam menambah atau mengambil bahan dari darah yaitu sistem sirkulasi, sistem limfatik, respirasi, digestif dan sistem urinari.
Anatomi otak
Otak atau encephalon adalah sentral supervisori dari sistem syaraf/pusat supervisori dari sistem syaraf sentral vertebrata, yang terletak pada kepala.
Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.
1. Bagian-bagian anatomi otak
a. Otak besar (serebrum)
b. Otak tengah (mesensefalon)
c. Otak kecil (serebelum)
d. Sumsum sambung (medulla oblongata)
e. Jembatan varol (pons varoli)
Source: AMA’s Current Procedural Terminology, Revised 1998 Edition. CPT is a trademark of the American Medical Association.
A. Otak besar (serebrum)
Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental, yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan.
B. Otak tengah (mesensefalon)
Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran.
C. Otak kecil (serebelum)
Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.
D. Sumsum sambung (medulla oblongata)
Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan, refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan. Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan berkedip.
E. Jembatan varol (pons varoli)
Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan, juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.
1. Telencephalon
2. Diencephalon
3. Mesencephalon
4. Metencephalon
5. Myelencephalon
Fungsi luhur otak manusia
Gambaran paling menonjol dari otak manusia adalah pertumbuhan 3 daerah asosiasi utama yaitu:
 Frontalis yaitu didepan korteks pra motorik
 Parietalis-temporalis-oksipitalis antara korteks penglihatan dan korteks somatestetik yang meluas kebagian posterior lobus temporalis.
 Temporalis meluas dari bagian bawah lobus temporalis ke sistem limbik.
Daerah asosiasi adalah bagian dari neokorteks berlapis 6 substantia grisea yang menyebar permukaan lateral hemisfer serebrum dari cincin jukstakorteks dan alokorteks konsentrik disekitar hillum.
Hubungan syaraf dalam neokorteks membentuk jaring yang kompleks.
 Akson descenden selsel besar dilapisan sel piramid mempunyai kolateral yang memberi umpan balik melalui neuron asosiasi ke dendrit sel tempat asalnya dan merupakan dasar pengaturan umpan balik yang kompleks.
 Kolateral yang kembali juga berhubungan dengan sel-sel disekitarnya
 Dendrit-dendrit besar kompleks pada sel-sel dalam menerima serat aferen spesifik dan non spesifik dari talamus serta serat asosiasi dari korteks lainya.
 Aferen talamus spesifik berakhir dilapisan 4 korteks.
 Korteks mempunyai sifat plastis dan mampu beradaptasi.
Pengkhususan komplementer hemisfer
Salah satu fungsi neo korteks manusia adalah fungsi bahasa, yaitu pemahaman kata yang ditulis maupun diucapkan serta menyatakan ide dalam percakapan dan penulisan.
 Fungsi bahasa manusia lebih tergantung pada salah satu hemisfer serebrum, hemisfer ini lebih berperan dalam kategorisasi dan simbolisasi juga dikenal dengan hemisfer dominan (hemisfer kategorikal), hemisfer ini juga berperan dallam fungsi-fungsi bahasa.
 Hemisfer yang satunya memiliki kekhususan bidang spatiotemporal, yang berperan dalam identifikasi benda berdasar benuknya dan pengenalan tema musik, juga pada pengenalan wajah (hemisfer visuospatial/hemisfer representational)
Pengkhususan hemisfer berkaitan dengan kinan-kidal, sifat ini tampaknya ditentkan oleh genetis.
 96% orang kinan hemisfer kiri adalah hemisfer dominan atau katagorikal, 4% sisanya hemisfer kanan yang dominan
 15% orang kidal hemisfer kanan adalah hemisfer katagorikal dan 15% sisanya tidak terdapat lateralisasi yang jelas. Namun 70% sisanya hemisfer kiri adalah hemisfer kategorikal
 Disleksia 12 kali lenih sering pada orang kidal daripada orang kinan, namun bakat spatial orang kidal mungkin berada diatas rata-rata orang normal, sejumlah besar artis, pemusik, dan ahli matematika adalah orang kidal.
 Terdapat perbedaan anatomik kedua hemisfer yang mungkin berkaitan dengan perbedaan fungsional:
o Planum temporale yaitu daerah girus temporalis superior yang berkaitan denga pemrosesan rangsang pendengaran yang berhubungan dengan bahasa biasanya lebih besar kiri daripada kanan.
o Dengan MRI terlihhat bahwa bagian-bagian lain dari permukaan atas lobus temporalis kiri lebih besar dan lobus frontalis kanan biasanya lebih tebal dengan lobus oksipitalis kiri yang labih besar dan menonjol melebihi garis tengah.
o Bagian-bagian permukaan atas lobus temporalis kiri biasanya berukuran lebih besar
o Kimia otak pada orang kinan pada jaras nigrostriatum lebih tinggi kadar dopaminya, sedang pada orang kidal leih tinggi pada sisi kanan, tetapi makna fisiologisnya belum diketahui.
FISIOLOGI BERBAHASA
Bahasa meupakan salahsatu daar hakiki intelegensi manusia dan merupakan bagian penting dari kebudayaan manusia.
Letak:
 Bagian otak yang terbentang sepanjang dekat fisura silvii (sulkus lateralis) hemisfer kategorikal.
 Daerah wernicke berperan dalam pemahaman informasi penglihatan dan pendengaran yang terletak di ujung posterior girus temporalis superior. Daerah ini berproyeksi ke daerah broca (lobus frontalis tepat diujung inferior korteks motorik) melalui fasiculus arcuatus.
 Daerah broca mengolah informasi yang diterima dari area wernicke menjadi pola yang terinci dan terkoordinasi untuk vokalisasi dan memproyeksikanya melalui area artikulasi/pengucapan kata ke korteks motorik yang mencetuskan gerakan bibir, lidah, dan laring yang tepat untuk menghasilkan suara.
 Girus angularis dibelakang daerah wernicke mengolah informasi dari kata-kata yang dibaca sehingga kata-kata tersebut diubah menjadi bentuk auditorik kata-kata di daerah wernicke.
Lokalisasi fungsi lain
Analisis daerah otak dengan fMRI dan PET menghasilkan pengertian yang lebih mendalam mengenai pengolahan informasi sensorik yang menghasilkan pengenalan, penalaran, pengertian dan berbahasa.
Berhitung
 Berhitung daerah pada otak yang berperan adalah kedua hemisfer. Daerah yang berkaitan dengan angka-angka dan menghitung terletak di daerah lobus frontalis kiri. Lesi daerah lobus frontalis dapat menyebabkan akalkulia, gangguan khusus pada kemampuan matematka.
 Daerah sekitar sulkus intra parietal lobus parietalis bilateral, terdapat daerah yang berhubungan dengan angka-angka visuospatial, termasuk menghitung dengan jari.
Navigasi
Pada manusia ada dua struktur subkortikal disebelah kanan yang berperan dalam navigasi yang tepat.
 Hipokampus kanan, berhubungan dengan proses belajar letak berbagai tempat
 Nukleus kaudatus kanan yang mempermudah gerak menuju tempat tersebut.
Laki-laki mempunyai otak yang lebih besar dari pada wanita dan dikatakan memiliki kemampuan navigasi yang lebih unggul.
Kelinan-kelainan berbahasa:/ pola pengolahan informasi yang bersifat sekuensial didaerah otak tertentu:
 Lesi kortikal terbatas misalnya ketidak mampuan menyebut nama-nama hewan wa;laupun kemampuan untuk menyebut nama makhluk hidup atau benda lain tetap utuh
 Lesi parietalis kiri mengalami kesulitan dengan paruh kata kedua tetapi tidak dengan paruh kata pertama
 Lesi parieto oksipitalis hanya menulis huruf mati dan mengabaikan huruf hidup.
Note : Mata kuliah Psikologi faal oleh Bpk. dr. Dul Rohman

ads

Ditulis Oleh : kristian repi Hari: 06.13 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar